Asm Atamtajani, Chris Chalik, Terbit Setya Pambudi, Andrianto, Alvian Fajar Setiawan
Rp 0
Kode : B260104.01
Penerbit : Tel-U Press
Tahun Terbit : 2026
Bahasa : Indonesia
ISBN / ISSN : -
Buku ini mengulas pergeseran cara berpikir dan bekerja dalam pendidikan desain produk di era kecerdasan buatan. Berangkat dari kenyataan bahwa proses perancangan tidak lagi bertumpu semata pada keterampilan manual dan perangkat lunak konvensional, penulis menawarkan pendekatan baru yang menempatkan visual prompt sebagai jembatan antara gagasan desainer dan kemampuan generatif AI. Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menggambar atau memodelkan bentuk, tetapi juga belajar merumuskan ide secara terstruktur, deskriptif, dan strategis agar dapat "dipahami" oleh sistem AI.
Isi buku memaparkan bagaimana visual prompt dapat dimanfaatkan sebagai alat eksplorasi konsep, pengujian alternatif desain, hingga simulasi bentuk secara cepat dan iteratif. Pembahasan disertai contoh penerapan dalam studio perancangan, mulai dari tahap ideasi, sketsa awal, pengembangan bentuk, hingga visualisasi produk. AI diposisikan bukan sebagai pengganti peran desainer, melainkan sebagai mitra kognitif yang memperluas kemungkinan eksplorasi visual dan mempercepat proses refleksi desain. Selain aspek teknis, buku ini juga menyoroti perubahan pedagogi yang perlu dilakukan oleh institusi pendidikan desain.
Strategi pembelajaran diarahkan pada penguatan kemampuan konseptual, literasi visual, serta kecakapan merumuskan instruksi kreatif. Dengan demikian, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Ditulis dengan pendekatan akademik yang aplikatif, buku ini menjadi panduan bagi dosen, mahasiswa, dan praktisi desain produk yang ingin memahami peran AI secara kontekstual dalam proses kreatif. Merancang dengan AI menawarkan perspektif segar bahwa masa depan pendidikan desain tidak hanya tentang menguasai alat, tetapi tentang menguasai cara berkomunikasi dengan teknologi untuk melahirkan gagasan yang lebih kaya dan inovatif.
Ustad Adil
Rp 110.000
Nor Kumalasari Caecar Pratiwi
Rp 100.000
Achmad Zaki Yamani
Rp 60.000
Alumni Teknik Industri 93 Telkom University (tixer)
Rp 150.000