Sisca Eka Fitria, Arien Arianti Gunawan, Mediany Kriseka Putri
Rp 62.000
Kode : B240017.01
Penerbit : Tel-U Press
Tahun Terbit : 2023
Bahasa : Indonesia
ISBN / ISSN : 978-623-6484-36-4
Pengembangan masyarakat adalah sebuah komitmen untuk memberdayakan masyarakat yang membutuhkan dukungan, pengetahuan, dan kesempatan untuk mengembangkan perekonomian keluarga agar lebih mapan. Program pengembangan masyarakat tidak hanya dilakukan oleh institusi pendidikan, tapi juga banyak dilakukan oleh institusi pemerintahan dan sektor non-formal. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan masyarakat juga menjadi salah satu kunci terwujudnya kualitas hidup yang lebih baik. Buku ajar ini menjelaskan tentang konsep dan contoh pengembangan masyarakat yang dapat dengan mudah diterapkan oleh mahasiswa di perguruan tinggi. Konsep pengembangan masyarakat yang ditawarkan dalam buku ini diantaranya yaitu pemetaan sumber daya (manusia dan alam), mengenal kebudayaan setempat, menyesuaikan inovasi dengan kebudayaan, dan memberikan ciri khas serta nilai tambah pada daerah yang dikembangkan. Konsep-konsep ini perlu dipahami karena setiap daerah memiliki keunikan dan potensi tersendiri. Agar pengembangan masyarakat tepat sasaran perlu dipahami potensi dari daerah yang akan di berikan pendampingan. Design thinking merupakan pendekatan yang direkomendasikan dalam melakukan pengembangan masyarakat. Design thinking merupakan sebuah pendekatan yang digunakan untuk mengatasi masalah kompleks dengan menggunakan sistematika rasional dan intuisi untuk mengeksplor rencana ideal. Dengan menggunakan pendekatan ini, kita dapat melakukan pengembangan masyarakat yang tepat sasaran dan lebih rasional. Design thinking mempertimbangkan desirability of people atau kebutuhan pengguna (user), menggabungkannya dengan kemampuan teknologi yang sesuai (feasibility of technology) sehingga mampu menjadi produk bisnis yang baik (viability of business). Studi kasus yang disajikan dalam buku ini diambil dari contoh pengembangan masyarakat di Kabupaten Bandung, yaitu Desa Cikadut. Sebagai desa yang sangat dekat dengan perkotaan dan berbatasan dengan Lembang, Desa Cikadut memiliki potensi alam, pertanian dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi desa wisata. Dengan menggunakan Empathy Map, kebutuhan dari masyarakat dalam berwisata dapat diidentifikasi. Empathy Map ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemangku kepentingan dan keputusan di desa setempat untuk mengembangkan desanya menjadi desa wisata.
Indrawati, Gadang Ramantoko, Tri Widarmanti, Refi Rifaldi Windya Giri, Indira Rachmawati
Rp 105.000
Astrie Krisnawati, Putri Fariska, Fajra Octrina, Suhal Kusairi, Dwi Fitrizal Salim, Adhi Prasetio
Rp 50.000
Augustina Asih Rumanti, Artamevia Salsabila Rizaldi, Mia Amelia, Fandi Achmad
Rp 66.000
Astri Ghina
Rp 61.000
Rp 20.000
Gratis
Rp 7.000